composer create-project laravel/laravel login-project
cd login-project
Langkah 2: Install Paket Autentikasi Laravel Breeze (Opsional)
Laravel Breeze menyediakan autentikasi dasar yang cepat. Anda bisa menggunakannya untuk menghemat waktu.
Ini akan otomatis menghasilkan halaman login, register, dan sebagainya.
Jika Anda ingin membuat halaman login manual, lanjutkan ke langkah berikut.
Langkah 3: Buat Controller untuk Login
Jika Anda ingin membuat login manual tanpa Laravel Breeze, Anda bisa membuat controller untuk menangani login:
Kemudian, tambahkan metode showLoginForm()
dan login()
ke dalam controller:
Langkah 4: Buat Route
Tambahkan route untuk halaman login di routes/web.php
:
Langkah 5: Buat View untuk Halaman Login
Buat file view resources/views/auth/login.blade.php
:
Dengan Tailwind CSS
Dengan Materialize CSS
Tambahkan Materialize ke dalam layout:
Langkah 6: Testing
- Jalankan server Laravel:
- Buka browser dan akses
http://127.0.0.1:8000/login
.
Anda bilang:
composer create-project laravel/laravel login-project ,, saya ingin laravel 9.5 saja.
Untuk menginstal Laravel versi 9.5, Anda bisa menggunakan perintah berikut saat membuat proyek baru:
Langkah-langkah lengkapnya:
Jalankan perintah di atas di terminal atau command prompt.
Setelah proses instalasi selesai, masuk ke direktori proyek:
Pastikan Anda menginstal dependensi tambahan jika menggunakan Laravel Breeze atau Tailwind CSS.
Jika Anda sudah mengikuti langkah-langkah sebelumnya, semua instruksi lainnya tetap sama, karena Laravel 9.5 mendukung fitur seperti autentikasi dasar dan integrasi dengan framework CSS. Kalau ada kendala, beri tahu saya! 😊
Anda bilang:
Which stack would you like to install?
blade .................................................................... 0
react .................................................................... 1
vue ...................................................................... 2
api ...................................................................... 3
Berikut adalah penjelasan pilihan stack yang diberikan oleh Laravel Breeze saat instalasi:
Blade (0):
Menggunakan Blade sebagai template engine standar Laravel. Pilihan ini cocok jika Anda ingin membuat aplikasi web yang mengandalkan server-side rendering (SSR) tanpa framework frontend tambahan.
React (1):
Menggunakan React sebagai library frontend untuk membangun antarmuka pengguna yang interaktif. Pilihan ini cocok jika Anda ingin menggunakan React untuk mengelola UI dan interaksi yang kompleks.
Vue (2):
Menggunakan Vue.js sebagai framework frontend. Pilihan ini cocok jika Anda ingin menggunakan Vue untuk membuat aplikasi yang responsif dengan pendekatan berbasis komponen.
API (3):
Mengatur proyek Laravel sebagai backend API tanpa rendering antarmuka pengguna. Pilihan ini cocok jika Anda hanya membutuhkan Laravel sebagai penyedia data untuk frontend yang dibangun terpisah (misalnya, dengan React, Vue, atau framework lainnya).
Jika Anda Bingung Memilih
- Gunakan Blade (0) jika Anda baru mulai belajar Laravel dan tidak memerlukan frontend kompleks.
- Pilih Vue (2) atau React (1) jika Anda terbiasa dengan salah satu framework tersebut dan membutuhkan aplikasi frontend interaktif.
- Pilih API (3) jika Anda hanya membangun API untuk konsumsi oleh aplikasi frontend eksternal atau mobile.
Untuk memilih, cukup masukkan angka yang sesuai (misalnya, 0
untuk Blade) dan tekan Enter. 😊
Anda bilang:
composer create-project laravel/laravel login-project dengan google, facebook dan github
Jika Anda ingin membuat proyek Laravel dengan fitur login menggunakan Google, Facebook, dan GitHub, Anda memerlukan paket Laravel Socialite untuk menangani otentikasi OAuth. Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat proyek dengan fitur tersebut:
1. Buat Proyek Laravel
Jalankan perintah berikut untuk membuat proyek Laravel versi tertentu (misalnya 9.5):
Masuk ke folder proyek:
2. Instal Laravel Socialite
Socialite adalah paket resmi Laravel untuk menangani otentikasi sosial.
Jalankan perintah berikut untuk menginstalnya:
3. Tambahkan Credential untuk Platform Sosial
Anda perlu membuat aplikasi di platform masing-masing (Google, Facebook, dan GitHub) untuk mendapatkan Client ID dan Client Secret.
Google
- Buka Google Cloud Console.
- Buat proyek baru, lalu tambahkan kredensial OAuth 2.0.
- Tentukan redirect URL, misalnya:
- Dapatkan Client ID dan Client Secret.
Facebook
- Buka Facebook for Developers.
- Buat aplikasi baru dan tambahkan Login Produk.
- Konfigurasikan redirect URL:
- Salin App ID dan App Secret.
GitHub
- Buka GitHub Developer Settings.
- Buat OAuth App baru.
- Atur redirect URL:
- Dapatkan Client ID dan Client Secret.
4. Tambahkan Credential ke .env
Masukkan informasi yang didapat ke dalam file .env
:
5. Konfigurasikan Socialite di Controller
Buat controller untuk menangani login sosial:
Tambahkan kode berikut ke SocialAuthController
:
6. Tambahkan Routes
Tambahkan route untuk login sosial di routes/web.php
:
7. Update Model User
Tambahkan kolom untuk provider dan provider_id ke tabel user. Buat migrasi baru:
Edit file migrasi dan tambahkan kolom berikut:
Jalankan migrasi:
8. Buat Halaman Login
Tambahkan tombol untuk login dengan platform sosial di resources/views/auth/login.blade.php
:
9. Jalankan Aplikasi
- Jalankan server Laravel:
- Buka aplikasi di browser:
10. Testing
Klik tombol login Google, Facebook, atau GitHub untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik.
Jika ada masalah atau error, beri tahu saya! 😊
Anda bilang:
sekarang membuat member area dan mengarahkan login menu ke situ.
Untuk membuat Member Area setelah login dan mengarahkan pengguna ke sana, kita akan menambahkan rute khusus untuk area anggota yang hanya dapat diakses oleh pengguna yang sudah login. Berikut langkah-langkahnya:
1. Tambahkan Middleware Auth pada Member Area
Laravel menyediakan middleware auth
untuk memastikan hanya pengguna yang sudah login dapat mengakses rute tertentu.
Tambahkan route untuk Member Area di routes/web.php
:
2. Buat Controller untuk Member Area
Buat controller baru untuk Member Area:
Edit MemberController
dengan kode berikut:
3. Buat View untuk Member Area
Buat file view untuk member area di resources/views/member/dashboard.blade.php
:
4. Ubah Login untuk Mengarahkan ke Member Area
Setelah login, arahkan pengguna ke halaman member area. Perbarui method handleProviderCallback
di SocialAuthController
:
Jika Anda menggunakan otentikasi manual (tanpa Socialite), sesuaikan method login
di controller login Anda untuk diarahkan ke Member Area setelah sukses login:
5. Testing
- Jalankan server Laravel:
- Buka URL login:
- Login menggunakan akun sosial atau email/password.
- Setelah login berhasil, pengguna akan diarahkan ke halaman member area:
6. Logout dan Redirection
Pastikan tombol Logout di Member Area bekerja dengan benar. Klik tombol "Logout" akan mengarahkan kembali ke halaman login.
Jika Anda mengalami masalah atau butuh bantuan lebih lanjut, beri tahu saya! 🚀
sudah saya dokumentasikan di sites google : https://sites.google.com/view/laravel-projects/kontak/lo
Wah, keren banget! Bagus kalau sudah didokumentasikan di Google Sites. Itu langkah yang cerdas, karena dokumentasi akan sangat membantu Anda atau tim di masa depan untuk mengikuti alur dan konfigurasi proyek Laravel Anda.
Kalau ada tambahan fitur lain yang ingin dimasukkan atau diperbaiki di dokumentasi, jangan ragu untuk diskusi lagi, ya. Dan kalau butuh masukan soal bagaimana menyusun dokumentasi yang lebih terstruktur, saya siap bantu! 😊
Btw, semoga proyeknya lancar terus, ya! 🚀
Anda bilang:
ya, membantu banyak orang membuat website sederhana tapi multifungsi dengan laravel
Itu tujuan yang luar biasa! Membantu orang lain memahami Laravel dan membuat website yang sederhana tapi multifungsi pasti sangat bermanfaat. Kalau butuh ide fitur tambahan, template, atau langkah-langkah praktis untuk mempermudah pengguna lain, saya siap bantu. Semoga misinya sukses besar! 🚀
Anda bilang:
saya masih prepare untuk menu member area, urusan dengan keuangan
Baik, jika Anda sedang mempersiapkan menu Member Area dengan urusan keuangan, pastikan fitur seperti dashboard keuangan, riwayat transaksi, dan integrasi payment gateway dipertimbangkan. Jika butuh bantuan mendesain sistem tersebut atau ingin diskusi lebih jauh, beri tahu saya. Semangat terus! 🚀
Anda bilang:
Siap! Kalau ada yang perlu dibahas lagi, langsung saja. Semoga persiapannya lancar! 💪😊
Anda bilang:
ini sewa tahunan atau bagaimana : https://www.help2pay.com/
Help2Pay adalah gateway pembayaran yang menawarkan solusi otomatis dan aman untuk berbagai industri, termasuk iGaming dan trading.
Mengenai struktur biaya, informasi spesifik seperti apakah layanan ini berbasis sewa tahunan atau model penagihan lainnya tidak secara eksplisit disebutkan di situs web mereka. Untuk mendapatkan detail lengkap tentang biaya dan model penagihan yang diterapkan, disarankan untuk menghubungi Help2Pay secara langsung melalui formulir kontak yang tersedia di situs web mereka.
Dengan demikian, Anda akan memperoleh informasi yang akurat dan sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.
Anda bilang:
saya ingin membuat seperti ini untuk kebutuhan saya lebih spesifik tidak ada di sini : https://majoo.id/
Untuk membuat solusi yang lebih spesifik seperti Majoo namun sesuai dengan kebutuhan Anda, kita bisa memulai dengan:
Analisis Fitur: Identifikasi fitur utama dari Majoo yang relevan, seperti manajemen keuangan, POS (Point of Sale), atau pelaporan bisnis, dan sesuaikan dengan kebutuhan spesifik Anda.
Modul Kustom: Bangun modul khusus yang memenuhi kebutuhan unik Anda, misalnya integrasi dengan sistem pembayaran lokal, pelaporan keuangan detail, atau fitur otomatisasi bisnis tertentu.
Teknologi yang Digunakan: Anda dapat menggunakan Laravel sebagai backend dan framework seperti Vue.js atau React untuk frontend jika diperlukan.
Jika Anda ingin, kita bisa memulai dengan menyusun arsitektur proyek atau daftar fitur utama yang Anda perlukan. Apa langkah pertama yang ingin Anda ambil? 🚀
Anda bilang:
lebih umum vue.js atau react?
Secara umum, Vue.js dan React keduanya sangat populer, tetapi pilihan antara keduanya tergantung pada kebutuhan proyek, pengalaman tim, dan ekosistem yang diinginkan. Berikut adalah perbandingan singkat:
Vue.js
- Kemudahan Belajar: Lebih mudah dipelajari untuk pemula, terutama jika Anda sudah familiar dengan HTML, CSS, dan JavaScript.
- Pendekatan Terintegrasi: Vue memiliki template bawaan untuk HTML + JavaScript, sehingga lebih intuitif untuk membuat komponen.
- Ekosistem Baterai Terpasang: Vue menawarkan alat-alat seperti Vue Router dan Vuex (state management) secara resmi, jadi Anda tidak perlu banyak mencari library tambahan.
- Cocok untuk: Proyek kecil hingga menengah, atau jika Anda ingin integrasi dengan aplikasi Laravel (karena Laravel mendukung Vue secara default).
React
- Fleksibilitas: React hanya menyediakan library untuk antarmuka, sehingga Anda memiliki kendali penuh atas alat tambahan (seperti React Router atau Redux).
- Popularitas dan Komunitas: React memiliki komunitas yang sangat besar, jadi ada lebih banyak plugin, library, dan dukungan dari perusahaan besar.
- Pendekatan Berbasis JavaScript: React menggunakan JSX, sehingga Anda menulis HTML dalam JavaScript. Ini bisa terasa berbeda bagi pemula tetapi lebih fleksibel untuk pengembang berpengalaman.
- Cocok untuk: Proyek besar atau aplikasi yang membutuhkan performa tinggi dan kontrol granular.
Mana yang Lebih Umum?
- Secara global, React lebih banyak digunakan karena diadopsi oleh perusahaan besar (seperti Facebook, Instagram, dan Airbnb).
- Vue.js lebih populer di Asia (termasuk Indonesia), terutama untuk proyek yang lebih kecil hingga menengah karena kurva belajarnya lebih landai.
Rekomendasi untuk Anda
Jika Anda bekerja dengan Laravel dan ingin pengalaman lebih mulus, Vue.js adalah pilihan alami karena Laravel mendukungnya secara default (melalui Laravel Mix). Namun, jika Anda mengincar fleksibilitas lebih tinggi atau ingin membangun aplikasi besar dengan potensi pertumbuhan yang cepat, React layak dipertimbangkan.
Apakah Anda sudah punya preferensi, atau perlu bantuan untuk mulai dengan salah satu framework? 😊
Anda bilang:
php artisan make:controller AuthController
PHP Warning: require(E:\LARAVEL-PROJECT\login-project/vendor/autoload.php): Fai
led to open stream: No such file or directory in E:\LARAVEL-PROJECT\login-projec
t\artisan on line 18
Warning: require(E:\LARAVEL-PROJECT\login-project/vendor/autoload.php): Failed t
o open stream: No such file or directory in E:\LARAVEL-PROJECT\login-project\art
isan on line 18
PHP Fatal error: Uncaught Error: Failed opening required 'E:\LARAVEL-PROJECT\lo
gin-project/vendor/autoload.php' (include_path='C:\xampp\php\PEAR') in E:\LARAVE
L-PROJECT\login-project\artisan:18
Stack trace:
#0 {main}
thrown in E:\LARAVEL-PROJECT\login-project\artisan on line 18
Fatal error: Uncaught Error: Failed opening required 'E:\LARAVEL-PROJECT\login-p
roject/vendor/autoload.php' (include_path='C:\xampp\php\PEAR') in E:\LARAVEL-PRO
JECT\login-project\artisan:18
Stack trace:
#0 {main}
thrown in E:\LARAVEL-PROJECT\login-project\artisan on line 18 masalah apa ini?
Pesan kesalahan tersebut menunjukkan bahwa file vendor/autoload.php
tidak ditemukan di direktori proyek Laravel Anda (E:\LARAVEL-PROJECT\login-project
). File ini merupakan bagian penting dari proyek Laravel karena digunakan untuk memuat semua dependensi proyek yang dikelola oleh Composer.
Masalah ini kemungkinan terjadi karena:
Dependensi Composer belum diinstal
Anda mungkin belum menjalankan composer install
setelah membuat proyek Laravel.
File vendor terhapus atau rusak
Folder vendor
dan isinya mungkin tidak ada atau terhapus secara tidak sengaja.
Composer tidak terinstal dengan benar
Jika Composer belum diinstal di komputer Anda, Laravel tidak dapat memuat dependensi.
Cara Mengatasi
Jalankan Composer Install
Buka terminal atau command prompt, lalu jalankan perintah berikut di dalam direktori proyek (E:\LARAVEL-PROJECT\login-project
):
Perintah ini akan mengunduh semua dependensi Laravel yang diperlukan dan membuat folder vendor
beserta file autoload.php
.
Periksa Apakah Composer Terinstal
Pastikan Composer sudah terinstal di sistem Anda. Untuk memverifikasi, jalankan:
Jika Composer tidak terinstal, Anda dapat mengunduhnya dari getcomposer.org.
Cek Folder Proyek
Pastikan direktori proyek Anda memiliki struktur berikut:
Jika folder vendor
tidak ada, itu adalah indikasi bahwa dependensi belum diinstal.
Hapus Cache Composer (Opsional)
Jika perintah composer install
tetap bermasalah, coba hapus cache Composer:
Lalu ulangi composer install
.
Pastikan PHP dan Laravel Versi Sesuai
Pastikan versi PHP Anda mendukung versi Laravel yang Anda gunakan. Untuk Laravel 9, Anda membutuhkan PHP versi 8.0 atau lebih baru. Cek versi PHP Anda dengan:
Setelah memperbaiki masalah ini, Anda bisa menjalankan kembali perintah:
Semoga berhasil! Jika masih ada masalah, beri tahu saya! 😊
Anda bilang:
bisa ndak bantu bikin thema blogger?
Tentu saja, saya bisa membantu membuat tema untuk Blogger (Blogspot). Jika Anda ingin memulai, ada beberapa langkah utama untuk membuat tema Blogger dari awal:
Langkah Umum Membuat Tema Blogger
Rancang Desain Tema:
Tentukan tampilan yang Anda inginkan, termasuk tata letak, warna, font, dan elemen lainnya.
Gunakan Struktur Dasar XML Blogger:
Tema Blogger menggunakan format XML untuk mendefinisikan struktur dan gaya. Kita akan memulai dengan template default dan menyesuaikannya.
Tambahkan CSS dan JavaScript:
Tambahkan gaya kustom menggunakan CSS, dan tambahkan interaktivitas dengan JavaScript jika diperlukan.
Tes di Blogger:
Upload tema ke Blogger dan pastikan semuanya bekerja dengan baik.
Apa yang Anda Perlukan?
- Apakah Anda ingin tema yang minimalis, magazine-style, atau portofolio?
- Apakah ada fitur khusus yang Anda inginkan, seperti sidebar, widget, atau menu dropdown?
- Apakah Anda sudah memiliki skema warna atau branding tertentu?
Contoh Struktur Dasar Tema Blogger
Berikut adalah template XML sederhana yang bisa kita kembangkan:
Upload ke Blogger
- Salin file XML Anda.
- Masuk ke Blogger > Tema > Klik tanda panah di tombol Sesuaikan > Pilih Edit HTML.
- Tempelkan kode XML Anda dan simpan.
Jika Anda punya ide spesifik tentang tema yang ingin dibuat, beri tahu saya detailnya, dan kita bisa mulai membuat tema sesuai kebutuhan Anda! 😊
Anda bilang:
oke dah lain kali saja. saya mau fokus laravel. kemaren sudah berhasil, kemudian setting penyimpanan dan directori, bikin laravel jadi gagal terus.
Baik, fokus ke Laravel saja dulu! Kalau ada kesulitan dalam setting penyimpanan atau direktori, beri tahu detailnya, dan saya siap bantu troubleshooting-nya. Semangat terus, ya! 💪😊
Anda bilang:
saya musti uninstall lappy saya dulu, nambah RAM dan ganti SSD.
Wah, upgrade laptop pasti bikin performanya lebih ngebut dan nyaman untuk coding Laravel! Semoga proses upgradenya lancar, dan setelah itu bisa lebih fokus mengerjakan proyek. Kalau butuh bantuan setting ulang Laravel setelah upgrade, kabari saja! 🚀