Mari kita mulai dengan Proyek Eco dan Proyek Ocean.
Proyek Eco: Mengolah Sampah Digital Menjadi Energi
Proyek Eco menggunakan teknologi blockchain untuk mengolah sampah digital menjadi energi. Berikut adalah cara kerjanya:
Pengumpulan Sampah Digital: Pengguna mengumpulkan sampah digital mereka, seperti file-file yang tidak terpakai lagi.
Konversi ke Token: Sampah digital dikonversi menjadi token digital, yang dapat diperdagangkan di pasar cryptocurrency.
Penggunaan Token untuk Pembelian Energi: Token digital dapat digunakan untuk membeli energi dari sumber-sumber terbarukan, seperti energi surya atau angin.
Penggunaan Energi: Energi yang dibeli dengan token digital dapat digunakan untuk mengoperasikan perangkat-perangkat elektronik, seperti komputer atau ponsel.
Proyek Ocean: Mengolah Sampah Digital Menjadi Crypto Lainnya
Proyek Ocean menggunakan teknologi AI untuk mengolah sampah digital menjadi crypto lainnya. Berikut adalah cara kerjanya:
Pengumpulan Sampah Digital: Pengguna mengumpulkan sampah digital mereka, seperti file-file yang tidak terpakai lagi.
Analisis Sampah Digital: AI digunakan untuk menganalisis sampah digital dan menentukan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
Konversi ke Crypto Lainnya: Sampah digital dikonversi menjadi crypto lainnya, seperti Bitcoin atau Ethereum.
Penggunaan Crypto Lainnya: Crypto lainnya dapat digunakan untuk membeli barang-barang atau jasa-jasa online.