Langkah-langkah untuk Menerapkan Aplikasi ke Google Play Store dan Apple App Store
Google Play Store
Siapkan Akun Pengembang:
- Daftar untuk akun Google Play Developer. Ada biaya pendaftaran sekali sebesar $25.
Siapkan Aplikasi:
- Pastikan aplikasi Anda sudah selesai dan diuji.
- Buat file APK atau AAB (Android App Bundle) menggunakan Android Studio.
Buat Daftar Aplikasi:
- Di Google Play Console, buat entri baru untuk aplikasi Anda.
- Isi informasi dasar seperti nama aplikasi, deskripsi, kategori, dan ikon.
Unggah Aplikasi:
- Unggah file APK/AAB.
- Lengkapi informasi lainnya seperti grafik, tangkapan layar, dan konten aplikasi (rating konten, kebijakan privasi, dll.).
Tentukan Tarif dan Distribusi:
- Pilih negara tempat Anda ingin mendistribusikan aplikasi dan tetapkan harga (jika berlaku).
Tinjau dan Kirim:
- Periksa semua informasi dan kirim aplikasi untuk ditinjau.
- Proses peninjauan biasanya memakan waktu beberapa jam hingga beberapa hari.
Peluncuran:
- Setelah disetujui, aplikasi Anda akan tersedia di Google Play Store.
Apple App Store
Siapkan Akun Pengembang:
- Daftar untuk akun Apple Developer. Biaya tahunan sebesar $99.
Siapkan Aplikasi:
- Pastikan aplikasi Anda sudah selesai dan diuji.
- Buat file IPA (iOS App Package) menggunakan Xcode.
Buat Daftar Aplikasi:
- Di App Store Connect, buat entri baru untuk aplikasi Anda.
- Isi informasi dasar seperti nama aplikasi, deskripsi, kategori, dan ikon.
Unggah Aplikasi:
- Unggah file IPA menggunakan Xcode atau Transporter.
- Lengkapi informasi lainnya seperti grafik, tangkapan layar, dan konten aplikasi (rating konten, kebijakan privasi, dll.).
Tentukan Tarif dan Distribusi:
- Pilih negara tempat Anda ingin mendistribusikan aplikasi dan tetapkan harga (jika berlaku).
Tinjau dan Kirim:
- Periksa semua informasi dan kirim aplikasi untuk ditinjau.
- Proses peninjauan di App Store biasanya memakan waktu 1-3 hari.
Peluncuran:
- Setelah disetujui, aplikasi Anda akan tersedia di App Store.
2. Praktik Integrasi Berkelanjutan/Penerapan Berkelanjutan (CI/CD)
Integrasi Berkelanjutan (CI)
Definisi: Praktik otomatisasi pengujian dan build setiap kali ada perubahan kode yang di-commit.
Langkah-langkah:
- Repository Version Control: Simpan kode di repository Git.
- Automated Testing: Siapkan skrip pengujian yang dijalankan secara otomatis saat ada perubahan di branch utama.
- Build Automation: Gunakan alat seperti Jenkins, GitHub Actions, atau CircleCI untuk membangun aplikasi secara otomatis.
Penerapan Berkelanjutan (CD)
Definisi: Praktik mengotomatiskan proses penerapan aplikasi ke lingkungan produksi setelah melewati pengujian.
Langkah-langkah:
- Deploy Automation: Setelah pengujian berhasil, gunakan skrip untuk secara otomatis menerapkan aplikasi ke Google Play Store atau Apple App Store.
- Monitoring: Pantau aplikasi setelah penerapan untuk mengidentifikasi dan memperbaiki masalah dengan cepat.
3. Peningkatan di Masa Depan
1. Penambahan Fitur
- Rencanakan dan lakukan survei pengguna untuk mengidentifikasi fitur baru yang diinginkan.
- Prioritaskan penambahan fitur berdasarkan kebutuhan pengguna dan analisis pasar.
2. Peningkatan Kinerja
- Analisis performa aplikasi dan identifikasi area yang memerlukan optimasi.
- Gunakan alat analitik seperti Firebase Analytics atau Google Analytics untuk melacak penggunaan dan mengidentifikasi masalah.
3. Pembaruan Berkala
- Rencanakan pembaruan aplikasi secara berkala untuk memperbaiki bug, meningkatkan keamanan, dan menambahkan fitur baru.
- Pastikan untuk mengumumkan pembaruan kepada pengguna melalui catatan rilis.
4. Dukungan Platform Baru
- Pertimbangkan untuk memperluas aplikasi ke platform lain (misalnya, web) atau perangkat lainnya (misalnya, tablet, smartwatch) berdasarkan umpan balik pengguna dan tren industri.
5. Meningkatkan Pengalaman Pengguna
- Kumpulkan umpan balik pengguna secara teratur dan lakukan pengujian A/B untuk meningkatkan antarmuka dan pengalaman pengguna.
0 Reviews:
Posting Komentar